SensatiaIdeas Box · Innovation Portfolio 2026
Usulan Inovasi · Bahan PembahasanInovasi Berbasis Temuan Lapangan · 2026
IDEAS BOX 2026 / EXCELLENCE IN EVERY IDEA

Excellent Ideas
Extraordinary Impact

Tiga inisiatif terintegrasi untuk mempertajam fokus penjualan, memperkuat kesiapan persediaan, serta menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi peluang pengembangan produk: Monthly Product Focus, RxStock, dan RxDemand.

Yasa KaryadaYasa KaryadaCompliance Staff
Professional Pharmacist
3inisiatif terintegrasi
40+toko dalam cakupan
6 bulantahapan implementasi
THREE SIGNATURE IDEAS

Three Ideas One Standard of Excellence

01 / V8Peringkat Kedua · Agustus 2026

SALES ACTIVATION

Monthly Product Focus

Menyelaraskan prioritas produk bulanan dengan insentif SA untuk memperkuat arah dan konsistensi penjualan di setiap toko.

Prioritas yang jelas. Pelaksanaan yang terarah.
Telaah Inisiatif
02 / V9Pemenang · September 2026

PREDICTIVE INVENTORY

RxStock

Mengintegrasikan proyeksi permintaan, stok pengaman, dan prioritas pengisian ulang berbasis klasifikasi ABC guna menjaga kesiapan persediaan.

Mengantisipasi risiko kehabisan stok sejak dini.
03 / V10Konsep Terbaru · Oktober 2026

DEMAND INTELLIGENCE

RxDemand

Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang belum terpenuhi sebagai landasan berbasis bukti bagi pengembangan produk berikutnya.

Pemahaman pelanggan. Inovasi berbasis bukti.
Telaah Inisiatif
EXPLORE THE CONNECTION

Three Ideas One Continuous Cycle

Pilih inisiatif untuk menelaah perannya ↓
V8 · MONTHLY PRODUCT FOCUS

Focus the team Activate priority products

Prioritas produk bulanan dan insentif SA yang transparan menyelaraskan aktivitas penjualan harian dengan sasaran komersial.

KETERKAITAN ANTARINISIATIF

RxStock menjaga ketersediaan produk agar prioritas penjualan dapat diwujudkan menjadi pembelian pelanggan.

Telaah Monthly Product Focus

Telusuri daftar isi atau baca portofolio secara berurutan. Mode Executive menyajikan pokok-pokok strategis; Full View mencakup metodologi teknis dan perangkat interaktif.

AGENDA
SLIDE 02
The Innovation Portfolio
Temuan lapangan dirumuskan menjadi tiga inisiatif terintegrasi, mencakup model operasional, simulasi interaktif, tahapan implementasi, dan proyeksi dampak bisnis.
01 · Context
Business Context & Problem Statement
Temuan lapangan di lebih dari 40 toko sebagai dasar perumusan portofolio inovasi.
02 · Idea V8
Monthly Product Focus
Skema insentif SA dan kerangka pengelolaan kinerja bulanan.
03 · Idea V9
RxStock: Inventory System
Perencanaan stok pengaman berbasis proyeksi dan klasifikasi persediaan ABC.
04 · Idea V10
RxDemand: Demand Intelligence System
Pencatatan kebutuhan yang belum terpenuhi sebagai dasar usulan produk berbasis bukti.
05 · Synergy
The Connected Ecosystem
Keterkaitan V8, V9, dan V10 dalam membangun ekosistem inovasi yang saling memperkuat.
06 · Roadmap
Roadmap, Impact & Next Move
Proyeksi imbal hasil investasi dan arah pengembangan inovasi berikutnya: RxTransition.
LATAR BELAKANG
SLIDE 03
One Underlying Gap Two Business Risks
Audit berkala di lebih dari 40 toko mengungkap ketidakseimbangan yang berulang: produk utama tidak tersedia di lokasi dengan permintaan tinggi, sementara persediaan menumpuk di toko dengan perputaran lebih lambat.

Dengan rantai pasok yang jauh lebih sederhana — pengadaan internal dari pabrik milik sendiri, total SKU di bawah 500 — mengapa masalah stock-out dan penumpukan near-expired masih terus menghantui toko-toko kita?

❌ Masalah 1: Toko Ramai
Stock Kosong · Opportunity Loss
Produk Terlaris Habis saat Demand Tinggi
Di momen krusial — saat pelanggan siap bertransaksi — rak justru kosong. Transaksi tidak terjadi (Silent Lost Sales).
Frontliner Pasif
SA Hanya Jual Best-Seller, Barang Lain Mandek
SA terjebak zona nyaman menawarkan produk yang sudah dikenal. Produk baru atau slow-moving jarang ditawarkan karena tidak ada insentif tambahan.
❌ Masalah 2: Toko Sepi
Overstock · Near-Expired
Penumpukan Barang Mendekati Expired
Tanpa sistem deteksi dini, kerugian write-off baru disadari setelah sudah terlambat untuk relokasi ke toko ramai.
Manual & Reaktif
Pengadaan Berdasarkan Histori Manual
Tim Stock Control menarik data historis secara manual tanpa akses real-time. Keputusan PO sering terlambat atau tidak tepat sasaran.
💡
Akar Masalah: Belum ada sistem prediksi stock yang akurat per toko, dan belum ada mekanisme cukup kuat untuk mendorong frontliner menjual produk yang tepat secara konsisten.
IDE v8 · RUNNER-UP AUG 2026
SLIDE 04 — IDE v8
Activate the Right Product Reward the Right Action
Pemilihan produk berbasis data dan insentif yang transparan memperkuat kemampuan SA dalam merekomendasikan produk prioritas secara tepat dan meyakinkan.
+5–10%
Target Growth Bulanan
Rp10–20k
Komisi SA per Produk
3 Menit
Morning Briefing
Weekly
Leaderboard Update
⚙️ 3-Step Operational Pipeline
01
CORE
Monthly Product Focus & Komisi SA
Manajemen menentukan 3–5 produk target spesifik per bulan (produk baru / slow-moving). SA yang berhasil menjual mendapat komisi insentif tambahan 5–10% dari nilai produk.
02
SUPPORT 1
3-Minute Selling Script Morning Briefing
Supervisor memberikan contoh kalimat sapaan santai setiap pagi. SA terbiasa menawarkan barang dan mengajak tester dengan ramah tanpa terkesan hard-selling.
03
SUPPORT 2
Weekly Leaderboard di Slack Toko
Setiap akhir pekan, manajemen umumkan Top 3 Toko dan Top 3 SA dengan penjualan produk fokus tertinggi. Menciptakan kompetisi sehat dan kebanggaan tim.
✅
Field Base Proven: Strategi ini merupakan modifikasi dari praktik sukses sebagai Professional Pharmacist di Kimia Farma Apotek — khususnya dalam meningkatkan penjualan produk produksi Kimia Farma (termasuk Venus Cosmetic).
IDE v8 · TEKNIS
SLIDE 05 — IDE v8 TEKNIS
Clear Incentives Measurable Performance
Kerangka komisi yang transparan memastikan insentif dapat ditelusuri, diaudit, dan diterapkan secara konsisten bagi seluruh SA.
📐 Formula Kalkulasi Komisi
Komisi SA per Produk Fokus
Komisi = Harga_Jual × Rate

// Rate ditetapkan manajemen per bulan:
// Produk Baru → Rate 10% (maks Rp20.000)
// Slow-Moving → Rate 7% (maks Rp15.000)
// Near-Expired → Rate 5% (maks Rp10.000)
Estimasi Pendapatan Tambahan SA
Income = Qty × Komisi × Hari_Kerja

// Contoh: Rp 220.000 × 7% = Rp 15.400, lalu dikap Rp 15.000/unit
// 4 unit/hari × Rp15.000 × 25 hari
= Rp 1.500.000 / bulan tambahan per SA
Skor Leaderboard SA
Score = (Qty_Fokus × 2) + (Omset / 100.000)

// Qty_Fokus × 2 → Prioritaskan volume unit terjual
// Omset / 100.000 → Tiebreaker jika Qty sama
📊 Contoh Kasus Nyata
SA Qty Fokus Omset Score
Dewi 10 unit Rp 800.000 (10×2)+(800k/100k) = 28
Rina 🏆 8 unit Rp 1.500.000 (8×2)+(1500k/100k) = 31 ✓
💡 Insight: Rina menjual lebih sedikit unit (8 vs 10), tapi omsetnya jauh lebih besar karena menjual produk dengan harga lebih tinggi. Skor Rina lebih unggul berkat komponen Omset / 100.000 yang menjadi penentu akhir.
📊 Data & Integrasi Sistem
Input Data — dari POS StockWiz
Data Transaksi per SA per Hari
Transaksi per SASKU TerjualQty & NilaiID TokoTimestamp
Output — Laporan Otomatis
Rekap Mingguan & Bulanan
Leaderboard SATotal Komisi EarnedPenjualan per Produk FokusPerbandingan Toko
Kriteria Pemilihan Produk Fokus
Produk Baru LaunchStok > 60 HariNear-Expired < 6 BlnTarget PPIC PabrikMargin Tinggi
🔗
Integrasi RxStock: Daftar produk fokus idealnya dihasilkan otomatis oleh RxStock dari SKU Kelas C — bukan lagi keputusan manual manajemen.
🧮
Simulasi Kalkulator Komisi SA
Ubah nilai input untuk melihat hasil perhitungan secara langsung
Tipe Produk
Rate Komisi (%)
Maks komisi: Rp 15.000/unit
Harga Jual (Rp)
Qty Terjual / Hari
Hari Kerja / Bulan
25
hari
Komisi / Unit
Rp 0
Komisi / Hari
Rp 0
per SA per hari
Income SA / Bulan
Rp 0
tambahan per SA
Potensi Omset
Rp 0
dari produk fokus/bln
Leaderboard Score
0
—
📈
Skenario Gross Sales Produk Fokus 0%
—
—
Catatan validasi: nilai penjualan di atas adalah skenario bruto, bukan kenaikan bersih. Uplift aktual harus dibandingkan dengan baseline per toko, cannibalization antar-SKU, retur, dan biaya insentif selama pilot.
IDE v9 · WINNER SEP 2026
SLIDE 06 — IDE v9
RxStock: Predict Before It Happens
Mengolah data POS menjadi rekomendasi persediaan per toko untuk mengantisipasi kehabisan stok, menekan kelebihan persediaan, dan mempercepat keputusan pengisian ulang.
RXSTOCKRxStock · Predictive Inventoryrxstock.pages.dev Buka RxStock (buka di tab baru)
🏭
KEUNGGULAN SENSATIA
Pengadaan Internal Penuh
Langsung dari pabrik milik sendiri. Lead time jauh lebih prediktabel dibanding apotek dengan sistem PBF.
📦
KEUNGGULAN SENSATIA
Di Bawah 500 SKU
Jauh lebih sedikit dibanding apotek. Sistem prediktif jauh lebih mudah dan akurat diterapkan.
💻
MODAL AWAL
POS StockWiz Sudah Ada
Data mentah transaksi harian sudah tersimpan. RxStock hanya perlu mengekstrak dan memaksimalkannya.
🏗️ 3 Pilar Utama RxStock
01
Pilar Pertama
Predictive Safety Stock Engine
Menggabungkan Consumption Method dengan Event Demand Adjustment untuk menghitung target stok per toko dan per SKU.
02
Pilar Kedua
ABC/Pareto Classification
Pemetaan otomatis setiap SKU ke 3 kelas prioritas (A: bestseller 80% omset, B: sedang, C: slow-moving) sebagai kompas pengadaan.
03
Pilar Ketiga
Real-Time Stock Dashboard
Dashboard yang menampilkan kondisi stok seluruh toko. Alert merah terdeteksi dan ditindaklanjuti RO Supervisor tanpa menunggu laporan.
RXSTOCK · PILAR 01 TEKNIS
SLIDE 07 — FORMULA TEKNIS
Safety Stock Calibrated to Demand
Memadukan riwayat konsumsi dengan proyeksi kebutuhan saat kegiatan khusus untuk menetapkan stok pengaman sesuai karakteristik operasional setiap toko.
📊 Method 1: Consumption Method
💡
Berdasarkan data historis penjualan aktual dari POS StockWiz. Cocok untuk SKU dengan pola penjualan stabil.
Safety Stock, Target Stock & Reorder
SafetyStock = Z × σ_Sales × √LeadTime
// Z = 1.65 (service level 95%)
// σ = Standar deviasi penjualan harian

TargetStock = (AvgSales × LeadTime)
            + SafetyStock
ReorderQty = TargetStock - SisaStock
Contoh: Lemonade Lip Butter 15ml
AvgSales = 3 unit/hari | LeadTime = 5 hari
σ = 1.2 | Z = 1.65
SafetyStock = 1.65 × 1.2 × √5 ≈ 5 unit
TargetStock = (3×5) + 5 = 20 unit
🎯 Apa itu Service Level (Z)?
Service Level = probabilitas kita tidak kehabisan stok selama lead time. Z adalah nilai dari tabel distribusi normal yang merepresentasikan tingkat kepercayaan tersebut.
Service Level Z Score Artinya
90% 1.28 Stokout 1 dari 10 kali
95% ← RxStock 1.65 Stokout 1 dari 20 kali
99% 2.33 Stokout 1 dari 100 kali
💡 Z=1.65 dipilih karena balance optimal antara keamanan stok vs biaya penyimpanan yang tidak membengkak.
📐 Apa itu Standar Deviasi (σ)?
σ mengukur seberapa liar fluktuasi penjualan harian suatu produk. Semakin besar σ, semakin tidak terprediksi permintaannya, sehingga butuh safety stock lebih besar.
σ KECIL (≈ 0.5)
Penjualan stabil:
Senin 3, Selasa 3, Rabu 4, ...
→ Safety stock rendah
σ BESAR (≈ 3+)
Penjualan lompat-lompat:
Senin 1, Selasa 8, Rabu 2, ...
→ Safety stock besar
💡 σ dihitung otomatis dari data historis 30–90 hari di StockWiz — tidak perlu input manual.
📅 Method 2: Morbidity / Event Demand Adjustment
🎯
Penjabaran teknis Morbidity Method pada poster: kebutuhan tambahan diproyeksikan dari perubahan traffic saat hari raya, festival lokal, atau high-season wisatawan Bali.
Stok Ekstra untuk Event
StokEkstra = Est_Traffic × Conv_Rate
// Est_Traffic = Perkiraan pengunjung ekstra
// Conv_Rate = Rata² konversi beli SKU tsb

EventTarget = TargetStock + StokEkstra
DraftPO = EventTarget - SisaStock
Contoh: Event Galungan (Bali)
Est_Traffic ekstra = 250 pengunjung
Conv_Rate Ginger Snap Lip Balm = 4%
StokEkstra = 250 × 4% = 10 unit
TargetStock normal = 20 unit
EventTarget = 20 + 10 = 30 unit; Draft PO dikurangi stok tersisa.
🚶 Apa itu Est_Traffic?
Estimasi pengunjung ekstra yang datang karena event — di luar traffic harian normal. Sumbernya dari data historis event serupa tahun sebelumnya.
Event Est. Traffic Ekstra Sumber Data
Galungan / Nyepi +150–300 Histori transaksi tahun lalu
High Season (Jul–Agt) +30–50% Data tamu hotel area toko
Promo / Kampanye +50–200 Proyeksi dari Marketing
📈 Apa itu Conv_Rate?
Persentase pengunjung yang benar-benar membeli SKU tertentu. Berbeda untuk setiap produk — dihitung dari histori rasio transaksi vs kunjungan di StockWiz.
PRODUK POPULER
Conv_Rate ~8–15%
Ginger Snap Lip Balm, Citrus Blossom Hand Cream
→ impulse buy, sering dibeli spontan
PRODUK NICHE
Conv_Rate ~2–5%
Seastem Marine Adv. Cream, Magnolia Berry Anti-Wrinkle Oil
→ premium, hanya pembeli yang niat
💡 Conv_Rate diambil otomatis dari rata-rata 3 event terakhir yang serupa — bukan tebakan manual.
Kapan Event Adjustment Dipakai?
Hari Raya NasionalFestival Lokal BaliHigh Season WisatawanPromo Kampanye KhususPembukaan Toko Baru
🧮
Simulasi Kalkulator RxStock Engine
Ubah variabel teknis untuk melihat hasil kalkulasi rekomendasi stok dan PO.
Data Historis (Consumption)
Service Level (Z)
Avg Sales (unit/hari)
Std Deviasi (σ)
Lead Time (hari)
Sisa Stok Saat Ini (unit)
Event Demand Adjustment
Ada event khusus?
Est. Traffic Ekstra (orang)
Conv_Rate (%)
Safety Stock (Buffer)
0
unit
Target Stok Normal
0
unit
Stok Ekstra (Event)
0
unit tambahan
Rekomendasi PO
0
Draft tiket pesanan
—
Catatan metode: model ini memakai variasi demand harian dengan lead time tetap. Jika lead time ikut berfluktuasi, formula produksi perlu menambahkan variabilitas lead time sebelum rollout penuh.
RXSTOCK · PILAR 02 TEKNIS
SLIDE 08 — ABC/PARETO
SKU Priorities Defined by Data
Mengelompokkan setiap SKU berdasarkan kontribusi pendapatan agar keputusan pengisian ulang dan promosi terfokus pada produk dengan nilai strategis tertinggi.
A
80% Omset · ~20% SKU
Produk bestseller. Prioritas utama. Stok harus selalu tersedia. PO cepat, monitoring ketat. Jangan sampai kosong.
B
15% Omset · ~30% SKU
Penjualan sedang. PO reguler. Perlu perhatian agar tidak turun ke Kelas C.
C
5% Omset · ~50% SKU
Slow-moving. Kandidat utama Monthly Product Focus. Relokasi atau promo untuk bersihkan stok.
⚙️ Algoritma Klasifikasi
Langkah Klasifikasi ABC (per Toko, per Periode)
// Step 1: Hitung omset kumulatif per SKU
OmsetSKU = Σ (Qty_Terjual × Harga_Jual)

// Step 2: Urutkan dari omset tertinggi ke terendah
// Step 3: Hitung persentase kumulatif
PctKumulatif = OmsetSKU / TotalOmset × 100

// Step 4: Assign kelas
PctKumulatif ≤ 80% → Kelas A  |  80%< PctKumulatif ≤95% → Kelas B  |  >95% → Kelas C
🧮
Simulasi Engine Klasifikasi ABC
Ubah Qty Terjual untuk melihat bagaimana sistem merangking ulang dan mengkategorikan SKU secara dinamis.
SKU / Produk
Qty Terjual
Omset
Kum%
Kelas
Total Omset (100%): Rp 0
Kelas A: ≤80% Kelas B: 81-95% Kelas C: >95%
Catatan klasifikasi: ABC mengukur kontribusi nilai penjualan, bukan urgensi kedaluwarsa atau margin. Keputusan produk fokus sebaiknya menggabungkan kelas ABC, umur stok, margin, dan kepentingan strategis.
📊 Data Full View: Klasifikasi ABC Sensatia (Sep 2026)
Total Omset: Rp 130.504.500  ·  Periode: 25 Aug - 25 Sep 2026
💡 Tip: Klik header Qty Terjual atau Omset SKU untuk mengurutkan data.
# SKU Nama Produk Qty Terjual Harga Omset SKU ▼ Kum. Omset Kum% Kelas
🟢 Kelas A: #1–115 → 80% omset 🟡 Kelas B: #116–163 → 15% omset ⚪ Kelas C: #164–198 → 5% omset Menampilkan 148 SKU
Aksi Otomatis: Kelas A
Restock Alert & Auto-PO Draft
Begitu stok Kelas A menyentuh level minimum, sistem otomatis men-generate draft PO dan mengirim alert ke RO Supervisor untuk approval cepat.
Aksi Otomatis: Kelas C
Rekomendasi ke Monthly Product Focus
SKU Kelas C otomatis masuk ke daftar kandidat produk fokus bulan berikutnya — menjadi bahan baku penetapan insentif SA di program v8.
RXSTOCK · PILAR 03 TEKNIS
SLIDE 09 — DASHBOARD & ALUR DATA
One Screen Faster Decisions
Pemantauan persediaan toko secara terpadu menyoroti kondisi kritis dan mendukung tindakan tepat waktu tanpa menunggu laporan manual.
🖥️ Live Monitor (Mock)
⚡ RxStock Live Monitor
● LIVE
Lemonade Lip Butter 15ml
LLB-0015 | Beachwalk SC
2
unit
⬇️ Simulasi PO
Magnolia Berry Anti-Wrinkle Oil
MBW-0020 | Discovery SC
0
OOS!
⬇️ Simulasi PO
Hydrating Body Lotion 500ml
SHDR-BL500 | Seminyak PL
8
unit
⬇️ Simulasi PO
Aloe & Cucumber Facial Mist 120ml
ACF-0120 | Kuta SC
3
unit
⬇️ Simulasi PO
Balancing Body Wash 500ml
SBLC-BW500 | Ubud Store
11
unit
⬇️ Simulasi PO
Calming Body Wash Refill 500ml
SCAM-BW500R | Discovery SC
0
OOS!
⬇️ Simulasi PO
Citrus Blossom Hand Wash 500ml
CBW-0500 | Seminyak PL
9
unit
⬇️ Simulasi PO
Cleopatra Rose Facial Mask
CSM-0060 | Seminyak PL
42
unit
✅ Aman
Unscented Facial Cleanser
UFC-0220 | Kuta SC
34
unit
✅ Aman
🔄 Alur Data Sistem
1
Source
POS StockWiz — Raw Data
Data transaksi harian per toko sudah tersimpan otomatis setiap transaksi.
2
Processing
RxStock Engine
Kalkulasi consumption + event adjustment, lalu klasifikasi ABC/Pareto per SKU per toko.
3
Output
Dashboard + Alert Real-Time
Status stok live per toko, alert merah untuk kritis, rekomendasi kandidat produk fokus.
4
Action
PO Tepat Waktu + Monthly Focus
Draft PO ke RO Supervisor. Kelas C masuk otomatis ke program SA Incentive bulan berikutnya.
📋
Simulasi Pembentukan PO Otomatis
Ubah parameter stok untuk melihat bagaimana RxStock membentuk draft PO secara otomatis
Nama Produk
Stok Saat Ini (unit)
Rata-rata Jual / Hari
Lead Time PO (hari)
Target Stok (hari)
🚨
KRITIS
PO Otomatis Aktif
Habis Dalam
—
hari lagi
Reorder Point Sederhana
—
1,5 × demand lead time
Qty PO Direkomendasikan
—
unit
Estimasi Nilai PO
—
harga jual × qty
Catatan kontrol: sistem membuat draft rekomendasi, bukan PO final. Approval RO Supervisor, kapasitas gudang, MOQ, transfer antar-toko, dan kalender produksi tetap menjadi gate sebelum pemesanan.
IDE v10 · LATEST INNOVATION
SLIDE 10 — IDE v10
RxDemand: Every 'No' Reveals Demand
Setiap permintaan pelanggan yang belum terlayani memuat sinyal pasar. Pencatatan secara sistematis mengungkap kebutuhan yang belum terpenuhi dan memperkuat dasar keputusan pengembangan produk.
📡 Authentic Market Signal
Fakta demand lahir langsung dari percakapan toko — bukan survei, bukan asumsi.
🎯 Ultimate Intelligence
Suara customer menjadi keputusan bernilai tinggi untuk Marketing & R&D.
🛡️ Zero-Risk Direction
Blueprint untuk mendominasi kebutuhan berikutnya sebelum kompetitor membaca arahnya.
3 CELAH KRITIS DI LAPANGAN
Demand Signal Hilang Tanpa Jejak
🔇 Sinyal berhenti di toko — permintaan tidak tercatat, pola kebutuhan menguap. 🙈 Kompetitor belum terpetakan — pertanyaan soal merek lain tidak dihimpun. 📉 Suara SA tidak sampai — frontliner belum punya kanal resmi ke keputusan produk.
SOLUSI RXDEMAND — WARISAN FARMASI
Setiap 'No' Menjadi Blueprint
Di Kimia Farma, ada "Buku Catatan Penolakan" — produk dicari tapi tidak ada, lalu jadi acuan PO. RxDemand adalah versi digitalnya, diperluas dari mencegah penolakan menjadi blueprint lahirnya the next bestseller sesuai DNA Sensatia.
💸
Kalkulator Nilai Demand Tertunda
Estimasi nilai permintaan yang berpotensi dikonversi, bukan klaim penjualan yang pasti hilang.
SIMULASI INPUT STORE ASSISTANT
Produk Yang Dicari Pelanggan
Akumulasi Permintaan (Orang)
342
Estimasi Harga Jual (Rp)
Asumsi Konversi Pembelian
35%
ESTIMASI GROSS DEMAND TERKONVERSI
Rp 29.925.000
Skenario nilai permintaan untuk Ceramide Moisturizer (Brand X), setelah asumsi konversi diterapkan.
✅ Sinyal tercatat! Data masuk ke dashboard untuk validasi.
Scope: RxStock menangani SKU Sensatia yang kosong, sedangkan RxDemand menangkap kebutuhan yang belum tersedia. Permintaan kasir adalah leading indicator; realisasi tetap bergantung pada conversion rate, harga, repeat demand, dan validasi Marketing serta R&D.
IDE v10 · ALUR KERJA
SLIDE 11 — V10 WORKFLOW
From Signal to Shelf
Mengelola permintaan pelanggan melalui alur yang terstruktur: pencatatan, pengelompokan, validasi, dan penilaian potensi pengembangan produk.
01
Customer
Permintaan Kasir
"Ada produk X, kak?" — Pelanggan menanyakan produk (misal: natural mouthwash) yang belum ada di katalog resmi Sensatia.
02
SA / Kasir
Input Kilat (<30 Detik)
Store Assistant memilih kategori, menulis detail singkat, lalu mengirim form RxDemand dari komputer toko tanpa mengganggu antrean pembayaran.
03
Dashboard
Agregasi Real-Time
Sistem menghitung total akumulasi permintaan dari 40+ toko di seluruh Indonesia ke dalam satu live dashboard sentral.
04
MANAJEMEN & R&D
Review & Validasi
Jika menembus threshold, Marketing dan R&D menilai harga, margin, bahan baku, serta niat beli sebelum keputusan go / refine / stop.
1. DATA CLUSTERING & NLP
Pengelompokan Pintar
Sistem algoritma secara otomatis menyatukan keywords yang berbeda-beda (misal: "Obat nyamuk", "Anti nyamuk", "Mosquito repellent") ke dalam satu parent category agar tren terbaca utuh dan akurat tanpa data yang pecah.
2. BUSINESS FEASIBILITY
Validasi Kelayakan Bisnis
Saat threshold batas (misal 300 permintaan) tercapai, tim Marketing menilai harga kompetitor & ROI, sementara R&D memvalidasi ketersediaan bahan baku dan estimasi margin kotor sebelum lampu hijau diberikan.
3. LOWER-RISK LAUNCH
Lower-Risk Product Launch
Demand organik dari kasir memberi bukti awal sebelum investasi produk dilakukan. Risiko dead stock dapat ditekan, namun tetap perlu validasi conversion rate, margin, formulasi, dan repeat demand.
4 Kapabilitas Penguat RxDemand
🗺️
Heatmap Demand Regional
Peta visual konsentrasi permintaan per toko dan wilayah. Tingginya permintaan di area wisata menjadi dasar pengujian segmen dan lokasi pilot.
🌟
Program Apresiasi Insight SA
SA memperoleh poin atas masukan yang lengkap dan relevan. Insight akurat mendapat apresiasi tambahan — partisipasi tumbuh bersama kualitas data.
📋
Laporan Executive Kuartalan
Setiap kuartal, sistem merangkum 10 permintaan terbesar yang belum terpenuhi. Insight toko naik ke forum strategi produk dan prioritas inovasi.
🧪
Laboratorium Validasi Demand
Peluang berperingkat tinggi masuk validasi mikro 14–30 hari di toko prioritas. Marketing dan R&D menguji konsep, harga, format, dan niat beli sebelum go / refine / stop.
ALUR VALIDASI PRA-PRODUKSI
📢 GATE 1Ambang Demand ➔ 📄 GATE 2Product Brief ➔ 🔬 GATE 3R&D Feasibility ➔ 🏭 GATE 4Pilot Volume ➔ 🏆 UJI PASARKandidat Siap
🧪
Pilot RxDemand: 90 hari di 5–8 toko, 2 kategori prioritas. Kriteria: <30 detik waktu input SA, partisipasi toko ≥80%, input lengkap ≥90%, dan 3 product brief tervalidasi. Batas cakupan: RxStock untuk SKU Sensatia yang kosong; RxDemand untuk produk/varian yang belum tersedia sama sekali.
Live Simulation Zone
Ikuti perjalanan data dari Kasir hingga Eksekusi R&D
RxDemand Form - Ubud Store
TRANSAKSI AKTIF
Customer: Guest
Items: 2
1x Unscented Soap 65.000
1x Botanical Toner 150.000
TOTAL 215.000
Form Demand (F9)
Pelanggan tanya produk yang tidak ada? Catat di sini tanpa ganggu transaksi.
✅ Tercatat dalam 1.2 detik!
⬇️
🧠
Simulasi Smart NLP Clustering
Klik "Simulate Kasir Input" untuk melihat bagaimana AI merapikan keyword acak menjadi Top 3 Kategori Induk.
Raw Input Kasir (Scattered)
Top 3 Demand Categories (Processed)
1. 🧴 Ceramide Moisturizer (Brand X)
Kategori: Kompetitor
0 Permintaan
2. 🌿 Natural Mosquito Repellent Lotion
Kategori: Body Care
0 Permintaan
3. 💧 Natural Botanical Mouthwash
Kategori: Oral Care
0 Permintaan
⬇️
⚡
MARKETING & R&D DASHBOARD
Live Demand Aggregation System
🔥 TOP WANTED (OCTOBER) • LIVE
Ceramide Moisturizer (Brand X)
🏷️ Kompetitor 📍 Seminyak Village, +8 lainnya
342
Natural Mosquito Repellent Lotion
🧴 Produk Baru 📍 Ubud, Sidewalk Jimbaran
215
Natural Botanical Mouthwash
🧴 Produk Baru 📍 Pakuwon City Mall
128
📊 Marketing Validation
Menilai kisaran harga kompetitor Rp 180–250 ribu, willingness to pay, margin, dan biaya formulasi sebelum menetapkan harga final.
🧪 R&D Execution
Tugas: Kembangkan formulasi alternatif ceramide berbahan natural (vegan) sesuai standar mutu/DNA Sensatia.
STATUS INGREDIENTS
Plant-based Ceramide In Stock
Kemasan Jar 50ml Sourcing
EKOSISTEM · SINERGI
SLIDE 12 — CONNECTED ECOSYSTEM
Three Ideas One Excellent Ecosystem
V8, V9, dan V10 membentuk siklus terintegrasi untuk menetapkan prioritas produk, menggerakkan penjualan, dan mengidentifikasi peluang baru dari kebutuhan pelanggan.
📦
V9 · RxStock
Menentukan SKU prioritas, mencegah stock-out, dan menandai stok lambat sebelum menjadi write-off.
→
🌟
V8 · Monthly Product Focus
Mengubah rekomendasi stok menjadi aksi penjualan melalui fokus bulanan, script singkat, dan insentif SA.
→
📡
V10 · RxDemand
Merekam kebutuhan yang belum tersedia agar Marketing dan R&D memiliki bukti untuk inovasi berikutnya.
1. Stok Lebih SehatBarang yang tepat tersedia di toko yang tepat, sementara stok lambat mendapat intervensi lebih awal.
2. Eksekusi Lebih AktifSA mengetahui produk yang perlu didorong dan mendapatkan penghargaan atas aksi yang terukur.
3. Inovasi Lebih TajamData transaksi dan suara pelanggan membentuk satu loop pembelajaran untuk keputusan produk.
⚙️
Simulator Efek Sinergi
Aktifkan dua mesin operasional untuk melihat perbedaan antara insight saja, aksi saja, dan eksekusi terpadu.
Kontrol Risiko Write-OffBelum Terkontrol
Aktivasi PenjualanBelum Aktif
Basis simulasi: indikator bersifat kualitatif; target +5–10% berasal dari poster V8 dan tetap harus divalidasi melalui pilot. Peran V10: RxDemand menangkap kebutuhan yang belum tersedia dan mengembalikannya ke siklus sebagai kandidat inovasi baru.
IMPLEMENTASI · ROADMAP
SLIDE 13 — ROADMAP
Start Focused Scale with Confidence
Implementasi diawali dengan uji coba di lima toko, dilanjutkan dengan evaluasi capaian yang telah ditetapkan, lalu diperluas ke lebih dari 40 toko melalui empat tahap pelaksanaan.
Fase 1
Okt 2026
🔬 Data Audit & Formula Validation
Ekstraksi data historis 3 bulan dari StockWiz untuk 5 toko pilot. Validasi formula Consumption Method — apakah hasil Safety Stock sesuai realita. Identifikasi klasifikasi ABC awal.
StockWiz Data ExportExcel/Python5 Toko Pilot
Fase 2
Nov 2026
🧪 Pilot Program v8 + v9 Terintegrasi
Jalankan Monthly Product Focus di 5 toko pilot menggunakan rekomendasi RxStock (Kelas C). Pantau: apakah komisi SA benar-benar menggerakkan penjualan slow-moving? Ukur delta omset.
SA Incentive LiveMorning ScriptWeekly Leaderboard
Fase 3
Des–Jan
📊 Dashboard Development & Evaluasi
Bangun prototipe dashboard dari data pilot. Tambahkan Event Demand Adjustment untuk high-season Bali, lalu hitung ROI aktual dan penurunan write-off.
Dashboard PrototypeEvent InputROI Report
Fase 4
Feb–Mar
🚀 Full Rollout: 40+ Toko Sensatia
Rollout sistem ke seluruh toko berdasarkan pembelajaran pilot. Training Supervisor & RO tentang cara baca dashboard dan merespons alert. Integrasi Kelas C ke proses penetapan produk fokus rutin.
40+ TokoSupervisor TrainingSOP BaruAuto-PO Draft
🏆
Target Best Idea of The Year (Akhir 2026): Memiliki data implementasi nyata (actual impact) dari Fase 1–2 yang membuktikan peningkatan omset dan penurunan write-off sebelum penilaian akhir tahun.
🚀
Interactive Scale Simulator
Geser slider untuk melihat dampak skalabilitas (Network Effect) dari 5 Toko Pilot ke seluruh cabang Nasional.
0 Toko (Standby) 5 Toko (Pilot) 42 Toko (Nasional)
Geser titik slider ke kanan untuk memulai ekspansi.
Data Analisis (Bulanan)
0 Baris
Penurunan Write-Off (Est)
Rp 0
Ekstra Omset (Bulanan)
Rp 0
Akurasi Prediksi AI
0%
Menunggu Rollout
Fase Pilot (5)
Full Rollout
DAMPAK & PROYEKSI
SLIDE 14 — IMPACT & ROI
Impact That Speaks for Itself
Keberhasilan diukur melalui pertumbuhan penjualan, penurunan penghapusan nilai persediaan, serta percepatan pengambilan keputusan terkait stok.
📈
+5–10%
Target Uplift Pilot
📉
-50–60%
Target Write-Off
🎯
<2%
Target OOS Kelas A
⚡
<1 hari
Target Respons Alert
🧮
Sensatia ROI Calculator
Sesuaikan variabel bisnis untuk melihat proyeksi finansial (dalam Rupiah) dari sistem ini.
40 Toko
3 SA
Rp 150.000
4 Unit
Rp 1 Miliar
5%
Gross Sales (Bulan)
Rp 0
(Asumsi 4 unit/hari x 25 hari)
Insentif SA (-5%)
-Rp 0
(Motivasi dorong barang kelas C)
Net Revenue Tambahan (Bulan)
Rp 0
Distribusi Revenue 95% Net
Aset Tidur Terselamatkan (Tahunan)
Rp 0
Target, bukan hasil aktual: seluruh output adalah skenario untuk menyusun business case. Keputusan rollout memakai uplift bersih, margin setelah insentif, write-off aktual, serta hasil pilot 5 toko.
💰 Dampak Finansial
Revenue Scenario
Gross Sales Produk Fokus
4 unit/hari × harga rata-rata Rp150.000 × 25 hari = Rp15 juta/bulan per SA. Ini nilai bruto produk fokus, bukan uplift bersih; baseline dan pergeseran penjualan antar-SKU harus dikurangkan saat evaluasi pilot.
Loss Prevention Target
Pengurangan Write-Off Near-Expired
Deteksi dini pada H-180 dan relokasi ke toko dengan demand lebih tinggi. Target pilot adalah penurunan write-off 50–60% dari baseline historis, kemudian divalidasi sebelum rollout.
🌟 Dampak Non-Finansial
Employee Engagement
SA Lebih Termotivasi & Kompeten
Insentif berbasis hasil mendorong SA belajar product knowledge secara mandiri. Suasana toko lebih hidup dan pelayanan lebih proaktif.
Customer Experience
Produk Selalu Tersedia
Pelanggan tidak lagi kecewa karena stok kosong. Repeat purchase dan loyalitas jangka panjang meningkat.
Data Intelligence
Fondasi untuk Inovasi Berikutnya
Data RxStock menjadi fondasi bagi ide-ide lanjutan (RxDemand, dll.) — membangun ekosistem data Sensatia yang semakin cerdas.
Sensatia LANGKAH BERIKUTNYA
Dari pemahaman lapangan menuju keunggulan bisnis

Built on InsightDesigned for Impact

Ideas Box menerjemahkan temuan lapangan menjadi keputusan yang lebih tepat, pelaksanaan yang terarah, dan pertumbuhan yang terukur. Gagasan unggul perlu diwujudkan melalui pelaksanaan yang berkualitas.

SIAP UNTUK UJI COBA • 5 toko • capaian terukur • perluasan bertahap Yasa Karyada • Compliance Staff