Tiga inovasi lapangan disatukan menjadi satu sistem yang lebih cerdas, lebih cepat, dan siap diterapkan: menggerakkan penjualan, menjaga ketersediaan stok, serta menangkap permintaan pasar berikutnya.
3INOVASI TERHUBUNG
40+TOKO DALAM CAKUPAN
6 bulanROADMAP IMPLEMENTASI
Yasa KaryadaCompliance Staff • Professional Pharmacist
AGENDA
SLIDE 02
The Executive Journey
Alur singkat dari masalah lapangan menuju tiga solusi yang saling terhubung, lengkap dengan simulasi, roadmap, dan dampak bisnisnya.
01 · Konteks
Latar Belakang & Problem Statement
Masalah nyata dari audit 40+ toko yang memicu ekosistem ini.
02 · Ide v8
Monthly Product Focus
Mekanisme insentif SA dan leaderboard bulanan.
03 · Ide v9
RxStock: Inventory System
Formula Safety Stock prediktif dan klasifikasi ABC.
04 · Ide v10
RxDemand: Demand Intelligence System
Menangkap missed demand untuk menyusun kandidat produk baru berbasis bukti.
05 · Sinergi
Ekosistem Terintegrasi
Bagaimana v8, v9, dan v10 bekerja saling melengkapi.
06 · Roadmap
Roadmap, Impact & Next Move
Proyeksi ROI dan gambaran inovasi berikutnya: RxTransition.
LATAR BELAKANG
SLIDE 03
Satu Akar Masalah. Dua Kerugian.
Audit rutin di 40+ toko menemukan dua kondisi berlawanan: produk penting kosong di toko ramai, sementara stok menumpuk di toko yang lebih sepi.
Dengan rantai pasok yang jauh lebih sederhana — pengadaan internal dari pabrik milik sendiri, total SKU di bawah 500 — mengapa masalah stock-out dan penumpukan near-expired masih terus menghantui toko-toko kita?
❌ Masalah 1: Toko Ramai
Stock Kosong · Opportunity Loss
Produk Terlaris Habis saat Demand Tinggi
Di momen krusial — saat pelanggan siap bertransaksi — rak justru kosong. Transaksi tidak terjadi (Silent Lost Sales).
Frontliner Pasif
SA Hanya Jual Best-Seller, Barang Lain Mandek
SA terjebak zona nyaman menawarkan produk yang sudah dikenal. Produk baru atau slow-moving jarang ditawarkan karena tidak ada insentif tambahan.
❌ Masalah 2: Toko Sepi
Overstock · Near-Expired
Penumpukan Barang Mendekati Expired
Tanpa sistem deteksi dini, kerugian write-off baru disadari setelah sudah terlambat untuk relokasi ke toko ramai.
Manual & Reaktif
Pengadaan Berdasarkan Histori Manual
Tim Stock Control menarik data historis secara manual tanpa akses real-time. Keputusan PO sering terlambat atau tidak tepat sasaran.
💡
Akar Masalah: Belum ada sistem prediksi stock yang akurat per toko, dan belum ada mekanisme cukup kuat untuk mendorong frontliner menjual produk yang tepat secara konsisten.
IDE v8 · RUNNER-UP AUG 2026
SLIDE 04 — IDE v8
Activate the Right Product. Reward the Right Action.
Produk fokus dipilih berdasarkan data, lalu didukung insentif yang transparan agar SA lebih aktif menawarkan produk tanpa terasa memaksa.
+5–10%
Target Growth Bulanan
Rp10–20k
Komisi SA per Produk
3 Menit
Morning Briefing
Weekly
Leaderboard Update
⚙️ 3-Step Operational Pipeline
01
CORE
Monthly Product Focus & Komisi SA
Manajemen menentukan 3–5 produk target spesifik per bulan (produk baru / slow-moving). SA yang berhasil menjual mendapat komisi insentif tambahan 5–10% dari nilai produk.
02
SUPPORT 1
3-Minute Selling Script Morning Briefing
Supervisor memberikan contoh kalimat sapaan santai setiap pagi. SA terbiasa menawarkan barang dan mengajak tester dengan ramah tanpa terkesan hard-selling.
03
SUPPORT 2
Weekly Leaderboard di Slack Toko
Setiap akhir pekan, manajemen umumkan Top 3 Toko dan Top 3 SA dengan penjualan produk fokus tertinggi. Menciptakan kompetisi sehat dan kebanggaan tim.
✅
Field Base Proven: Strategi ini merupakan modifikasi dari praktik sukses sebagai Professional Pharmacist di Kimia Farma Apotek — khususnya dalam meningkatkan penjualan produk produksi Kimia Farma (termasuk Venus Cosmetic).
IDE v8 · TEKNIS
SLIDE 05 — IDE v8 TEKNIS
Insentif yang Jelas dan Terukur
Setiap komisi dihitung dengan formula yang mudah diaudit, mudah dilacak, dan adil bagi seluruh SA.
📐 Formula Kalkulasi Komisi
Komisi SA per Produk Fokus
Komisi=Harga_Jual×Rate
// Rate ditetapkan manajemen per bulan: // Produk Baru → Rate 10% (maks Rp20.000) // Slow-Moving → Rate 7% (maks Rp15.000) // Near-Expired → Rate 5% (maks Rp10.000)
Estimasi Pendapatan Tambahan SA
Income=Qty×Komisi×Hari_Kerja
// Contoh: Rp 220.000 × 7% = Rp 15.400, lalu dikap Rp 15.000/unit // 4 unit/hari × Rp15.000 × 25 hari = Rp 1.500.000 / bulan tambahan per SA
Skor Leaderboard SA
Score= (Qty_Fokus×2) + (Omset/100.000)
// Qty_Fokus × 2 → Prioritaskan volume unit terjual // Omset / 100.000 → Tiebreaker jika Qty sama
📊 Contoh Kasus Nyata
SA
Qty Fokus
Omset
Score
Dewi
10 unit
Rp 800.000
(10×2)+(800k/100k) = 28
Rina 🏆
8 unit
Rp 1.500.000
(8×2)+(1500k/100k) = 31 ✓
💡 Insight: Rina menjual lebih sedikit unit (8 vs 10), tapi omsetnya jauh lebih besar karena menjual produk dengan harga lebih tinggi. Skor Rina lebih unggul berkat komponen Omset / 100.000 yang menjadi penentu akhir.
📊 Data & Integrasi Sistem
Input Data — dari POS StockWiz
Data Transaksi per SA per Hari
Transaksi per SASKU TerjualQty & NilaiID TokoTimestamp
Output — Laporan Otomatis
Rekap Mingguan & Bulanan
Leaderboard SATotal Komisi EarnedPenjualan per Produk FokusPerbandingan Toko
Kriteria Pemilihan Produk Fokus
Produk Baru LaunchStok > 60 HariNear-Expired < 6 BlnTarget PPIC PabrikMargin Tinggi
🔗
Integrasi RxStock: Daftar produk fokus idealnya dihasilkan otomatis oleh RxStock dari SKU Kelas C — bukan lagi keputusan manual manajemen.
🧮
Simulasi Kalkulator Komisi SA
Ubah nilai input untuk melihat hasil perhitungan secara langsung
Tipe Produk
Rate Komisi (%)
Maks komisi: Rp 15.000/unit
Harga Jual (Rp)
Qty Terjual / Hari
Hari Kerja / Bulan
25
hari
Komisi / Unit
Rp 0
Komisi / Hari
Rp 0
per SA per hari
Income SA / Bulan
Rp 0
tambahan per SA
Potensi Omset
Rp 0
dari produk fokus/bln
Leaderboard Score
0
—
📈
Skenario Gross Sales Produk Fokus0%
—
—
Catatan validasi: nilai penjualan di atas adalah skenario bruto, bukan kenaikan bersih. Uplift aktual harus dibandingkan dengan baseline per toko, cannibalization antar-SKU, retur, dan biaya insentif selama pilot.
IDE v9 · WINNER SEP 2026
SLIDE 06 — IDE v9
RxStock: Predict Before It Happens
Data POS diubah menjadi rekomendasi stok per toko untuk mencegah stock-out, mengurangi overstock, dan mempercepat keputusan pengadaan.
🏭
KEUNGGULAN SENSATIA
Pengadaan Internal Penuh
Langsung dari pabrik milik sendiri. Lead time jauh lebih prediktabel dibanding apotek dengan sistem PBF.
📦
KEUNGGULAN SENSATIA
Di Bawah 500 SKU
Jauh lebih sedikit dibanding apotek. Sistem prediktif jauh lebih mudah dan akurat diterapkan.
💻
MODAL AWAL
POS StockWiz Sudah Ada
Data mentah transaksi harian sudah tersimpan. RxStock hanya perlu mengekstrak dan memaksimalkannya.
🏗️ 3 Pilar Utama RxStock
01
Pilar Pertama
Predictive Safety Stock Engine
Menggabungkan Consumption Method dengan Event Demand Adjustment untuk menghitung target stok per toko dan per SKU.
02
Pilar Kedua
ABC/Pareto Classification
Pemetaan otomatis setiap SKU ke 3 kelas prioritas (A: bestseller 80% omset, B: sedang, C: slow-moving) sebagai kompas pengadaan.
03
Pilar Ketiga
Real-Time Stock Dashboard
Dashboard yang menampilkan kondisi stok seluruh toko. Alert merah terdeteksi dan ditindaklanjuti RO Supervisor tanpa menunggu laporan.
RXSTOCK · PILAR 01 TEKNIS
SLIDE 07 — FORMULA TEKNIS
Safety Stock yang Lebih Presisi
Riwayat konsumsi dan proyeksi event dihitung bersama agar jumlah stok pengaman lebih relevan untuk kondisi tiap toko.
📊 Method 1: Consumption Method
💡
Berdasarkan data historis penjualan aktual dari POS StockWiz. Cocok untuk SKU dengan pola penjualan stabil.
Safety Stock, Target Stock & Reorder
SafetyStock=Z×σ_Sales×√LeadTime // Z = 1.65 (service level 95%) // σ = Standar deviasi penjualan harian
AvgSales = 3 unit/hari | LeadTime = 5 hari σ = 1.2 | Z = 1.65 SafetyStock = 1.65 × 1.2 × √5 ≈ 5 unit TargetStock = (3×5) + 5 = 20 unit
🎯 Apa itu Service Level (Z)?
Service Level = probabilitas kita tidak kehabisan stok selama lead time. Z adalah nilai dari tabel distribusi normal yang merepresentasikan tingkat kepercayaan tersebut.
Service Level
Z Score
Artinya
90%
1.28
Stokout 1 dari 10 kali
95% ← RxStock
1.65
Stokout 1 dari 20 kali
99%
2.33
Stokout 1 dari 100 kali
💡 Z=1.65 dipilih karena balance optimal antara keamanan stok vs biaya penyimpanan yang tidak membengkak.
📐 Apa itu Standar Deviasi (σ)?
σ mengukur seberapa liar fluktuasi penjualan harian suatu produk. Semakin besar σ, semakin tidak terprediksi permintaannya, sehingga butuh safety stock lebih besar.
💡 σ dihitung otomatis dari data historis 30–90 hari di StockWiz — tidak perlu input manual.
📅 Method 2: Morbidity / Event Demand Adjustment
🎯
Penjabaran teknis Morbidity Method pada poster: kebutuhan tambahan diproyeksikan dari perubahan traffic saat hari raya, festival lokal, atau high-season wisatawan Bali.
Est_Traffic ekstra = 250 pengunjung Conv_Rate Ginger Snap Lip Balm = 4% StokEkstra = 250 × 4% = 10 unit TargetStock normal = 20 unit EventTarget = 20 + 10 = 30 unit; Draft PO dikurangi stok tersisa.
🚶 Apa itu Est_Traffic?
Estimasi pengunjung ekstra yang datang karena event — di luar traffic harian normal. Sumbernya dari data historis event serupa tahun sebelumnya.
Event
Est. Traffic Ekstra
Sumber Data
Galungan / Nyepi
+150–300
Histori transaksi tahun lalu
High Season (Jul–Agt)
+30–50%
Data tamu hotel area toko
Promo / Kampanye
+50–200
Proyeksi dari Marketing
📈 Apa itu Conv_Rate?
Persentase pengunjung yang benar-benar membeli SKU tertentu. Berbeda untuk setiap produk — dihitung dari histori rasio transaksi vs kunjungan di StockWiz.
PRODUK POPULER
Conv_Rate ~8–15%
Ginger Snap Lip Balm, Citrus Blossom Hand Cream → impulse buy, sering dibeli spontan
PRODUK NICHE
Conv_Rate ~2–5%
Seastem Marine Adv. Cream, Magnolia Berry Anti-Wrinkle Oil → premium, hanya pembeli yang niat
💡 Conv_Rate diambil otomatis dari rata-rata 3 event terakhir yang serupa — bukan tebakan manual.
Kapan Event Adjustment Dipakai?
Hari Raya NasionalFestival Lokal BaliHigh Season WisatawanPromo Kampanye KhususPembukaan Toko Baru
🧮
Simulasi Kalkulator RxStock Engine
Ubah variabel teknis untuk melihat hasil kalkulasi rekomendasi stok dan PO.
Data Historis (Consumption)
Service Level (Z)
Avg Sales (unit/hari)
Std Deviasi (σ)
Lead Time (hari)
Sisa Stok Saat Ini (unit)
Event Demand Adjustment
Ada event khusus?
Est. Traffic Ekstra (orang)
Conv_Rate (%)
Tidak ada event khusus. Kalkulasi murni dari data historis.
Safety Stock (Buffer)
0
unit
Target Stok Normal
0
unit
Stok Ekstra (Event)
0
unit tambahan
Rekomendasi PO
0
Draft tiket pesanan
—
Catatan metode: model ini memakai variasi demand harian dengan lead time tetap. Jika lead time ikut berfluktuasi, formula produksi perlu menambahkan variabilitas lead time sebelum rollout penuh.
RXSTOCK · PILAR 02 TEKNIS
SLIDE 08 — ABC/PARETO
Prioritas SKU, Tanpa Tebak-tebakan
Setiap SKU otomatis dipetakan ke kelas A, B, atau C berdasarkan kontribusi omset sehingga keputusan pengadaan dan promosi lebih fokus.
A
80% Omset · ~20% SKU
Produk bestseller. Prioritas utama. Stok harus selalu tersedia. PO cepat, monitoring ketat. Jangan sampai kosong.
B
15% Omset · ~30% SKU
Penjualan sedang. PO reguler. Perlu perhatian agar tidak turun ke Kelas C.
C
5% Omset · ~50% SKU
Slow-moving. Kandidat utama Monthly Product Focus. Relokasi atau promo untuk bersihkan stok.
// Step 2: Urutkan dari omset tertinggi ke terendah // Step 3: Hitung persentase kumulatif PctKumulatif=OmsetSKU/TotalOmset×100
// Step 4: Assign kelas PctKumulatif ≤ 80%→Kelas A |
80%< PctKumulatif ≤95%→Kelas B |
>95%→Kelas C
🧮
Simulasi Engine Klasifikasi ABC
Ubah Qty Terjual untuk melihat bagaimana sistem merangking ulang dan mengkategorikan SKU secara dinamis.
SKU / Produk
Qty Terjual
Omset
Kum%
Kelas
Total Omset (100%): Rp 0
Kelas A: ≤80%Kelas B: 81-95%Kelas C: >95%
Catatan klasifikasi: ABC mengukur kontribusi nilai penjualan, bukan urgensi kedaluwarsa atau margin. Keputusan produk fokus sebaiknya menggabungkan kelas ABC, umur stok, margin, dan kepentingan strategis.
📊 Data Lengkap: Klasifikasi ABC Sensatia (Sep 2026)
Total Omset: Rp 130.504.500 · Periode: 25 Aug - 25 Sep 2026
💡 Tip: Klik header Qty Terjual atau Omset SKU untuk mengurutkan data.
#
SKU
Nama Produk
Qty Terjual
Harga
Omset SKU ▼
Kum. Omset
Kum%
Kelas
🟢 Kelas A: #1–115 → 80% omset🟡 Kelas B: #116–163 → 15% omset⚪ Kelas C: #164–198 → 5% omsetMenampilkan 148 SKU
Aksi Otomatis: Kelas A
Restock Alert & Auto-PO Draft
Begitu stok Kelas A menyentuh level minimum, sistem otomatis men-generate draft PO dan mengirim alert ke RO Supervisor untuk approval cepat.
Aksi Otomatis: Kelas C
Rekomendasi ke Monthly Product Focus
SKU Kelas C otomatis masuk ke daftar kandidat produk fokus bulan berikutnya — menjadi bahan baku penetapan insentif SA di program v8.
RXSTOCK · PILAR 03 TEKNIS
SLIDE 09 — DASHBOARD & ALUR DATA
One Screen. Faster Decisions.
Status stok seluruh toko terlihat dalam satu layar. Kondisi kritis dapat langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu laporan manual.
🖥️ Live Monitor (Mock)
⚡ RxStock Live Monitor
● LIVE
Lemonade Lip Butter 15ml
LLB-0015 | Beachwalk SC
2
unit
⬇️ Simulasi PO
Magnolia Berry Anti-Wrinkle Oil
MBW-0020 | Discovery SC
0
OOS!
⬇️ Simulasi PO
Hydrating Body Lotion 500ml
SHDR-BL500 | Seminyak PL
8
unit
⬇️ Simulasi PO
Aloe & Cucumber Facial Mist 120ml
ACF-0120 | Kuta SC
3
unit
⬇️ Simulasi PO
Balancing Body Wash 500ml
SBLC-BW500 | Ubud Store
11
unit
⬇️ Simulasi PO
Calming Body Wash Refill 500ml
SCAM-BW500R | Discovery SC
0
OOS!
⬇️ Simulasi PO
Citrus Blossom Hand Wash 500ml
CBW-0500 | Seminyak PL
9
unit
⬇️ Simulasi PO
Cleopatra Rose Facial Mask
CSM-0060 | Seminyak PL
42
unit
✅ Aman
Unscented Facial Cleanser
UFC-0220 | Kuta SC
34
unit
✅ Aman
🔄 Alur Data Sistem
1
Source
POS StockWiz — Raw Data
Data transaksi harian per toko sudah tersimpan otomatis setiap transaksi.
2
Processing
RxStock Engine
Kalkulasi consumption + event adjustment, lalu klasifikasi ABC/Pareto per SKU per toko.
3
Output
Dashboard + Alert Real-Time
Status stok live per toko, alert merah untuk kritis, rekomendasi kandidat produk fokus.
4
Action
PO Tepat Waktu + Monthly Focus
Draft PO ke RO Supervisor. Kelas C masuk otomatis ke program SA Incentive bulan berikutnya.
📋
Simulasi Pembentukan PO Otomatis
Ubah parameter stok untuk melihat bagaimana RxStock membentuk draft PO secara otomatis
Nama Produk
Stok Saat Ini (unit)
Rata-rata Jual / Hari
Lead Time PO (hari)
Target Stok (hari)
🚨
KRITIS
PO Otomatis Aktif
Habis Dalam
—
hari lagi
Reorder Point Sederhana
—
1,5 × demand lead time
Qty PO Direkomendasikan
—
unit
Estimasi Nilai PO
—
harga jual × qty
Catatan kontrol: sistem membuat draft rekomendasi, bukan PO final. Approval RO Supervisor, kapasitas gudang, MOQ, transfer antar-toko, dan kalender produksi tetap menjadi gate sebelum pemesanan.
IDE v10 · LATEST INNOVATION
SLIDE 10 — IDE v10
RxDemand: Every 'No' Reveals Demand
Percakapan biasa di kasir toko menyimpan sinyal pasar yang luar biasa. Setiap "belum ada, kak" adalah riset pasar gratis, real-time, dan tervalidasi langsung — yang selama ini menguap tanpa jejak.
📡 Authentic Market Signal
Fakta demand lahir langsung dari percakapan toko — bukan survei, bukan asumsi.
🎯 Ultimate Intelligence
Suara customer menjadi keputusan bernilai tinggi untuk Marketing & R&D.
🛡️ Zero-Risk Direction
Blueprint untuk mendominasi kebutuhan berikutnya sebelum kompetitor membaca arahnya.
3 CELAH KRITIS DI LAPANGAN
Demand Signal Hilang Tanpa Jejak
🔇 Sinyal berhenti di toko — permintaan tidak tercatat, pola kebutuhan menguap. 🙈 Kompetitor belum terpetakan — pertanyaan soal merek lain tidak dihimpun. 📉 Suara SA tidak sampai — frontliner belum punya kanal resmi ke keputusan produk.
SOLUSI RXDEMAND — WARISAN FARMASI
Setiap 'No' Menjadi Blueprint
Di Kimia Farma, ada "Buku Catatan Penolakan" — produk dicari tapi tidak ada, lalu jadi acuan PO. RxDemand adalah versi digitalnya, diperluas dari mencegah penolakan menjadi blueprint lahirnya the next bestseller sesuai DNA Sensatia.
💸
Kalkulator Nilai Demand Tertunda
Estimasi nilai permintaan yang berpotensi dikonversi, bukan klaim penjualan yang pasti hilang.
SIMULASI INPUT STORE ASSISTANT
Produk Yang Dicari Pelanggan
Akumulasi Permintaan (Orang)
342
Estimasi Harga Jual (Rp)
Asumsi Konversi Pembelian
35%
ESTIMASI GROSS DEMAND TERKONVERSI
Rp 29.925.000
Skenario nilai permintaan untuk Ceramide Moisturizer (Brand X), setelah asumsi konversi diterapkan.
✅ Sinyal tercatat! Data masuk ke dashboard untuk validasi.
Scope: RxStock menangani SKU Sensatia yang kosong, sedangkan RxDemand menangkap kebutuhan yang belum tersedia. Permintaan kasir adalah leading indicator; realisasi tetap bergantung pada conversion rate, harga, repeat demand, dan validasi Marketing serta R&D.
IDE v10 · ALUR KERJA
SLIDE 11 — V10 WORKFLOW
From Signal to Shelf
Permintaan pelanggan bergerak melalui alur yang jelas: dicatat, dikelompokkan, divalidasi, lalu menjadi dasar pengembangan produk baru.
01
Customer
Permintaan Kasir
"Ada produk X, kak?" — Pelanggan menanyakan produk (misal: natural mouthwash) yang belum ada di katalog resmi Sensatia.
02
SA / Kasir
Input Kilat (<30 Detik)
Store Assistant memilih kategori, menulis detail singkat, lalu mengirim form RxDemand dari komputer toko tanpa mengganggu antrean pembayaran.
03
Dashboard
Agregasi Real-Time
Sistem menghitung total akumulasi permintaan dari 40+ toko di seluruh Indonesia ke dalam satu live dashboard sentral.
04
MANAJEMEN & R&D
Review & Validasi
Jika menembus threshold, Marketing dan R&D menilai harga, margin, bahan baku, serta niat beli sebelum keputusan go / refine / stop.
1. DATA CLUSTERING & NLP
Pengelompokan Pintar
Sistem algoritma secara otomatis menyatukan keywords yang berbeda-beda (misal: "Obat nyamuk", "Anti nyamuk", "Mosquito repellent") ke dalam satu parent category agar tren terbaca utuh dan akurat tanpa data yang pecah.
2. BUSINESS FEASIBILITY
Validasi Kelayakan Bisnis
Saat threshold batas (misal 300 permintaan) tercapai, tim Marketing menilai harga kompetitor & ROI, sementara R&D memvalidasi ketersediaan bahan baku dan estimasi margin kotor sebelum lampu hijau diberikan.
3. LOWER-RISK LAUNCH
Lower-Risk Product Launch
Demand organik dari kasir memberi bukti awal sebelum investasi produk dilakukan. Risiko dead stock dapat ditekan, namun tetap perlu validasi conversion rate, margin, formulasi, dan repeat demand.
4 Kapabilitas Penguat RxDemand
🗺️
Heatmap Demand Regional
Peta visual konsentrasi permintaan per toko dan wilayah. Tingginya permintaan di area wisata menjadi dasar pengujian segmen dan lokasi pilot.
🌟
Program Apresiasi Insight SA
SA memperoleh poin atas masukan yang lengkap dan relevan. Insight akurat mendapat apresiasi tambahan — partisipasi tumbuh bersama kualitas data.
📋
Laporan Eksekutif Kuartalan
Setiap kuartal, sistem merangkum 10 permintaan terbesar yang belum terpenuhi. Insight toko naik ke forum strategi produk dan prioritas inovasi.
🧪
Laboratorium Validasi Demand
Peluang berperingkat tinggi masuk validasi mikro 14–30 hari di toko prioritas. Marketing dan R&D menguji konsep, harga, format, dan niat beli sebelum go / refine / stop.
Pilot RxDemand: 90 hari di 5–8 toko, 2 kategori prioritas. Kriteria: <30 detik waktu input SA, partisipasi toko ≥80%, input lengkap ≥90%, dan 3 product brief tervalidasi. Batas cakupan: RxStock untuk SKU Sensatia yang kosong; RxDemand untuk produk/varian yang belum tersedia sama sekali.
Live Simulation Zone
Ikuti perjalanan data dari Kasir hingga Eksekusi R&D
RxDemand Form - Ubud Store
TRANSAKSI AKTIF
Customer: Guest
Items: 2
1x Unscented Soap65.000
1x Botanical Toner150.000
TOTAL215.000
Form Demand (F9)
Pelanggan tanya produk yang tidak ada? Catat di sini tanpa ganggu transaksi.
✅ Tercatat dalam 1.2 detik!
⬇️
🧠
Simulasi Smart NLP Clustering
Klik "Simulate Kasir Input" untuk melihat bagaimana AI merapikan keyword acak menjadi Top 3 Kategori Induk.
Raw Input Kasir (Scattered)
Top 3 Demand Categories (Processed)
1. 🧴 Ceramide Moisturizer (Brand X)
Kategori: Kompetitor
0 Permintaan
2. 🌿 Natural Mosquito Repellent Lotion
Kategori: Body Care
0 Permintaan
3. 💧 Natural Botanical Mouthwash
Kategori: Oral Care
0 Permintaan
🚨 THRESHOLD ALERT
🧪
Ceramide Moisturizer (Brand X)
342Permintaan
Demand melampaui batas minimum uji kelayakan (300). Product brief masuk ke review Marketing & R&D.
⬇️
⚡
MARKETING & R&D DASHBOARD
Live Demand Aggregation System
🔥 TOP WANTED (OCTOBER)• LIVE
Ceramide Moisturizer (Brand X)
🏷️ Kompetitor📍 Seminyak Village, +8 lainnya
342
Natural Mosquito Repellent Lotion
🧴 Produk Baru📍 Ubud, Sidewalk Jimbaran
215
Natural Botanical Mouthwash
🧴 Produk Baru📍 Pakuwon City Mall
128
📊 Marketing Validation
Menilai kisaran harga kompetitor Rp 180–250 ribu, willingness to pay, margin, dan biaya formulasi sebelum menetapkan harga final.
🧪 R&D Execution
Tugas: Kembangkan formulasi alternatif ceramide berbahan natural (vegan) sesuai standar mutu/DNA Sensatia.
STATUS INGREDIENTS
Plant-based CeramideIn Stock
Kemasan Jar 50mlSourcing
EKOSISTEM · SINERGI
SLIDE 12 — CONNECTED ECOSYSTEM
Three Ideas. One Excellent Ecosystem.
V8, V9, dan V10 bekerja sebagai satu siklus: memilih produk yang tepat, menggerakkan penjualan, lalu menangkap kebutuhan pasar berikutnya.
📦
V9 · RxStock
Menentukan SKU prioritas, mencegah stock-out, dan menandai stok lambat sebelum menjadi write-off.
→
🌟
V8 · Monthly Product Focus
Mengubah rekomendasi stok menjadi aksi penjualan melalui fokus bulanan, script singkat, dan insentif SA.
→
📡
V10 · RxDemand
Merekam kebutuhan yang belum tersedia agar Marketing dan R&D memiliki bukti untuk inovasi berikutnya.
1. Stok Lebih SehatBarang yang tepat tersedia di toko yang tepat, sementara stok lambat mendapat intervensi lebih awal.
2. Eksekusi Lebih AktifSA mengetahui produk yang perlu didorong dan mendapatkan penghargaan atas aksi yang terukur.
3. Inovasi Lebih TajamData transaksi dan suara pelanggan membentuk satu loop pembelajaran untuk keputusan produk.
⚙️
Simulator Efek Sinergi
Aktifkan dua mesin operasional untuk melihat perbedaan antara insight saja, aksi saja, dan eksekusi terpadu.
Kontrol Risiko Write-OffBelum Terkontrol
Aktivasi PenjualanBelum Aktif
Basis simulasi: indikator bersifat kualitatif; target +5–10% berasal dari poster V8 dan tetap harus divalidasi melalui pilot. Peran V10: RxDemand menangkap kebutuhan yang belum tersedia dan mengembalikannya ke siklus sebagai kandidat inovasi baru.
IMPLEMENTASI · ROADMAP
SLIDE 13 — ROADMAP
Start Focused. Scale with Confidence.
Implementasi dimulai dari pilot 5 toko, dievaluasi dengan milestone yang jelas, lalu diperluas ke seluruh 40+ toko dalam empat fase.
Fase 1 Okt 2026
🔬 Data Audit & Formula Validation
Ekstraksi data historis 3 bulan dari StockWiz untuk 5 toko pilot. Validasi formula Consumption Method — apakah hasil Safety Stock sesuai realita. Identifikasi klasifikasi ABC awal.
StockWiz Data ExportExcel/Python5 Toko Pilot
Fase 2 Nov 2026
🧪 Pilot Program v8 + v9 Terintegrasi
Jalankan Monthly Product Focus di 5 toko pilot menggunakan rekomendasi RxStock (Kelas C). Pantau: apakah komisi SA benar-benar menggerakkan penjualan slow-moving? Ukur delta omset.
SA Incentive LiveMorning ScriptWeekly Leaderboard
Fase 3 Des–Jan
📊 Dashboard Development & Evaluasi
Bangun prototipe dashboard dari data pilot. Tambahkan Event Demand Adjustment untuk high-season Bali, lalu hitung ROI aktual dan penurunan write-off.
Dashboard PrototypeEvent InputROI Report
Fase 4 Feb–Mar
🚀 Full Rollout: 40+ Toko Sensatia
Rollout sistem ke seluruh toko berdasarkan pembelajaran pilot. Training Supervisor & RO tentang cara baca dashboard dan merespons alert. Integrasi Kelas C ke proses penetapan produk fokus rutin.
40+ TokoSupervisor TrainingSOP BaruAuto-PO Draft
🏆
Target Best Idea of The Year (Akhir 2026): Memiliki data implementasi nyata (actual impact) dari Fase 1–2 yang membuktikan peningkatan omset dan penurunan write-off sebelum penilaian akhir tahun.
🚀
Interactive Scale Simulator
Geser slider untuk melihat dampak skalabilitas (Network Effect) dari 5 Toko Pilot ke seluruh cabang Nasional.
0 Toko (Standby)5 Toko (Pilot)42 Toko (Nasional)
Geser titik slider ke kanan untuk memulai ekspansi.
Data Analisis (Bulanan)
0 Baris
Penurunan Write-Off (Est)
Rp 0
Ekstra Omset (Bulanan)
Rp 0
Akurasi Prediksi AI
0%
Menunggu Rollout
Fase Pilot (5)
Full Rollout
DAMPAK & PROYEKSI
SLIDE 14 — IMPACT & ROI
Impact That Speaks for Itself
Dampak dirancang agar dapat dilihat, dihitung, dan dievaluasi: peningkatan penjualan, penurunan write-off, serta keputusan stok yang lebih cepat.
📈
+5–10%
Target Uplift Pilot
📉
-50–60%
Target Write-Off
🎯
<2%
Target OOS Kelas A
⚡
<1 hari
Target Respons Alert
🧮
Sensatia ROI Calculator
Sesuaikan variabel bisnis untuk melihat proyeksi finansial (dalam Rupiah) dari sistem ini.
40 Toko
3 SA
Rp 150.000
4 Unit
Rp 1 Miliar
5%
Gross Sales (Bulan)
Rp 0
(Asumsi 4 unit/hari x 25 hari)
Insentif SA (-5%)
-Rp 0
(Motivasi dorong barang kelas C)
Net Revenue Tambahan (Bulan)
Rp 0
Distribusi Revenue95% Net
Aset Tidur Terselamatkan (Tahunan)
Rp 0
Target, bukan hasil aktual: seluruh output adalah skenario untuk menyusun business case. Keputusan rollout memakai uplift bersih, margin setelah insentif, write-off aktual, serta hasil pilot 5 toko.
💰 Dampak Finansial
Revenue Scenario
Gross Sales Produk Fokus
4 unit/hari × harga rata-rata Rp150.000 × 25 hari = Rp15 juta/bulan per SA. Ini nilai bruto produk fokus, bukan uplift bersih; baseline dan pergeseran penjualan antar-SKU harus dikurangkan saat evaluasi pilot.
Loss Prevention Target
Pengurangan Write-Off Near-Expired
Deteksi dini pada H-180 dan relokasi ke toko dengan demand lebih tinggi. Target pilot adalah penurunan write-off 50–60% dari baseline historis, kemudian divalidasi sebelum rollout.
🌟 Dampak Non-Finansial
Employee Engagement
SA Lebih Termotivasi & Kompeten
Insentif berbasis hasil mendorong SA belajar product knowledge secara mandiri. Suasana toko lebih hidup dan pelayanan lebih proaktif.
Customer Experience
Produk Selalu Tersedia
Pelanggan tidak lagi kecewa karena stok kosong. Repeat purchase dan loyalitas jangka panjang meningkat.
Data Intelligence
Fondasi untuk Inovasi Berikutnya
Data RxStock menjadi fondasi bagi ide-ide lanjutan (RxDemand, dll.) — membangun ekosistem data Sensatia yang semakin cerdas.
FINAL NOTE • 15 / 15
From field insight to business excellence
Built to be understoodDesigned to create impact
Ideas Box bukan sekadar tempat mengumpulkan gagasan. Ini adalah jalur untuk mengubah temuan lapangan menjadi keputusan yang lebih cepat, eksekusi yang lebih presisi, dan pertumbuhan yang dapat diukur. Excellent ideas deserve excellent execution.
READY FOR PILOT • 5 stores • measurable milestones • scalable rolloutYasa Karyada • Compliance Staff